Rabu, 21 Januari 2015

Belajar dari Setiap Keadaan

www.google.com

Memiliki banyak waktu luang membuat saya senang mencari banyak kegiatan salah satunya masuk kedunia broadcasting. berawal dari sebuah workshop yang di adakan salah satu SMK di kota saya, saya mulai mengenal dunia broadcasting dan salah satu fasilitas yang diadakan WS itu adalah magang di radio komunitas dan TV lokal yang dinaungi sekolah tersebut. banyak hal menyenangkan dan juga ilmu baru yang saya dapatkan, terlepas dari ilmu yang saya dapatkan saya dibuat kaget karena rata-rata peserta adalah siswa SMK kelas X, XI bahkan ada yang SMP. serasa paling tua untung wajah nan imut ini menyamarkan usia :D


Untunglah ibu saya mengajarkan untuk mengambil hikmah atau belajar dari segala situasi yang saya alami, meski kadang situasi yang saya dapatkan tak selamanya menyenangkan.

1. Menghargai
namanya juga WS pasti ada yang namanya praktek, nah saat itu praktek mewawancarai pada kegiatan LDK (latihan dasar kepemimpinan) yang di adakan sekolah tersebut narasumber di ambil secara acak boleh pembina, panitia, atau peserta, Saya memilih salah satu panitia cewek dan ternyata dia adalah ketua panitia, berharap dia ramah dan tidak canggung dengan saya bagaimanapun seorang ketua adalah mereka-mereka yang mampu berkomunikasi dengan banyak orang yang mengingat setatusnya adalah KE-TU-A. tapi harapan tak sesuai kenyataan wajah yang saya dapatkan adalah wajah masam tak bersahabat :( dan selama wawancara berlangsung sang ketua duduk diantara panitia yang lain dan saya berdiri *jadikayakemban* tanpa berusaha berdiri lebih dekat dengan saya, dudukpun saya juga tidak dikasi tempat T.T nyesek sih, apalagi dia adalah siswi kelas XII yang seharusnya untuk hal menghargai orang lain ia sudah faham. tapi sayang sepertinya menganggap enteng orang asing.

Pelajaran yang didapat : ketika saya menduduki sebuah jabatan entah dalam organisasi atau pekerjaan, jangan sampai saya memperlakukan orang asing dengan seenaknya. karena kita belum tau siapa orang yang kita hadapi, bisa jadi ia adalah orang yang lebih tua, atau memiliki jabatan tinggi dari pada kita.

2. Komunikasi
Jadwal pertama saya untuk magang adalah di radio, meski saya masih di dampingi oleh penyiar yang lebih senior, pemberitahuan kepada saya adalah  siaran setiap hari Selasa dan Kamis jam 3 - 4 sore. tanpa ada pemberitahuan lebih lanjut berapa lama saya magang, saya tidak mempermasalahkanya karena setiap kali saya datang selalu ada form penilaian untuk saya jadi saya fikir pasti akan ada pemberitahuan lebih lanjut. namun sayang sebulan lamanya saya selalu mengikuti siaran dan dekat dengan senior-senior yang mendapingi saya terlebih lagi selama siaran saya diajari untuk mengoprasikan komputer radio. tetapi ternyata salah satu penyiar mengatakan bahwa magang saya offerload yang sangat di sayangkan saya mendapatkan kabar itu dari mulut ketiga, bukan dari PJ. lebih pahitnya lagi setiap peserta magang hanya diberi tiga kali kesempatan yang sebelumnya tidak pernah disampaikan, antara malu dan kecewa sedangkan saya sudah mulai menyukai siaran di radio, apa daya saya akhirnya tidak pernah kesana lagi.

Pelajaran yang didapat : komunikasi itu penting, apalagi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan sebuah instansi akan lebih baik jika informasi yang diberikan tidak setengah-setengah sehingga saya pribadi menjadi tau diri dimana posisi saya berada, semoga dilain waktu ketika saya mengurusi sebuah acara saya tidak mengabaikan komunikasi dengan orang sekitar.

3. Tanggung Jawab
sudah hampir tiga minggu saya menjadi host di sebuah acara tv lokal, masih dalam rangka magang juga, dalam tim tersebut seharusnya ada 3-4 crew  termasuk PJ. tapi karena sebuah masalah intern kru mejadi 2 orang saja dan status mereka kelas X jurusan broadcasting, keteteran itu pasti hal yang harus diselesaikan memang banyak mulai membuat VT, wadrobe,rundown sampai naskah memang mereka yang melesaikan, belum lagi jam sekolah mereka yang akhirnya menyita konsentrasi, saya tau diri jika dalam tim tersebut hanya saya yang memiliki banyak waktu luang, sehingga saya berinisiatif membantu mereka dengan menyusun naskah dan menggunakan baju saya sendiri sehingga mereka hanya terbebani VT dan rundown. memang acara ini bukan live tapi minimal jika persiapan matang kita tidak perlu tergesa-gesa dalam menyelesaikan pengambilan gambar, tapi yang terjadi adalah VT yang belum selesai dan rundown yang tidak pernah saya temui bentuknya, sehingga saya menjadi bingung dengan pembagian naskah yang harus saya baca karena pembagianya asal bagi, take gambar berulang-ulang. Apalah mau dikata ternyata bantuan saya tak membuat mereka menjadi lebih semangat dengan tanggung jawabnya, dan siapalah saya jika harus menuntut banyak pada mereka dengan setatus magang :')

Pelajaran yang didapat : ketika ada seseorang yang mau membatu jangan sekali-kali terlena dengan bantuan itu karena bantuan datang untuk meringankan tanggung jawab kita bukan mengalihkan tanggung jawab.

4. Terkenal tidak selalu menyenangkan
selama menjadi penyiar radio ternyata  banyak pendengar yang menerima keberadaan saya, bahkan sampai ada salah satu pendengar yang entah darimana asalnya mendapatkan no HP saya, padahal saya tidak pernah mengudarakan (re: membagikan) no HP saya. awalnya saya menghormatinya dengan membalas sms-smsnya tetapi semakin lama sms-sms itu mengganggu saya, awalnya hanya menanyakan seputar kegiatan radio tapi lama kelamaan beralih kehal yang lebih pribadi dan sifatnya lebay. sayapun akhirnya tak menanggapi lagi dengan mengabaikan meskipun akan menimbulkan fikiran bahwa saya sombong.

Pelajaran yang didapat : sekarang saya tau kenapa kadang- kadang ada artis depresi dengan tingkah para fansnya, *meskipun saya tidak menganggap saya artis* itu karena kadang fans terlalu melewati batasnya lupa jika idolanya juga memiliki kehidupan pribadi dan tak seharusnya diusik.


sedikit mengenaskan dan terkesan curhat tapi memang itu yang saya rasakan, sisi lain dari seseorang yang memiliki status magang pada bidang yang baru ditekuni. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari kegiatan tersebut tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa didunia baru pasti ada hal yang membuat kita terkejut tetapi masih bisa dimaklumi dan diambil hikmahnya :).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar